Jakarta, 17 September 2026 – Penyanyi muda Faith Christabelle berkolaborasi dengan duo musik dbatlayar dalam proyek terbaru bertajuk Kupu-Kupu. Menjelang perilisan lagu tersebut, Faith bersama dua personel dbatlayar, Dave dan Joy, menjalani sesi pemotretan pada Rabu, 16 September 2026. Konsep visual yang dipilih tampil berbeda dengan nuansa colorful, kasual, dan menyenangkan. Pemilihan warna-warna cerah disesuaikan dengan karakter serta cerita yang dibawa dalam lagu tersebut. Kupu-Kupu menggambarkan seseorang yang mulai berani membuka hati dan kembali merasakan jatuh cinta setelah sebelumnya menutup diri akibat pengalaman emosional. Single kolaborasi perdana Faith dan dbatlayar itu dijadwalkan dirilis pada 2 Oktober 2026.
Sesi pemotretan menjadi bagian dari persiapan visual sebelum lagu tersebut diperkenalkan secara resmi kepada pendengar. Faith menjelaskan bahwa penampilan mereka dibuat lebih berwarna dibandingkan gaya yang biasa digunakan sehari-hari. Unsur kasual tetap dipertahankan agar hasil pemotretan terasa ringan dan dekat dengan karakter lagu. Nuansa menyenangkan juga menjadi bagian penting karena mereka ingin menggambarkan perasaan ketika seseorang mulai tertarik kepada orang lain. Konsep tersebut tidak diarahkan menjadi terlalu formal atau dramatis. Sebaliknya, warna cerah dan gaya yang santai digunakan untuk menangkap sisi spontan dari pengalaman jatuh cinta.
Faith mengatakan konsep visual tersebut ingin menangkap perasaan jatuh cinta yang menjadi inti cerita Kupu-Kupu. Lagu itu membawa kisah seseorang yang sebelumnya memilih menutup hati karena pengalaman masa lalu. Setelah cukup lama berada dalam kondisi tersebut, muncul seseorang yang perlahan membuat perasaan baru tumbuh kembali. Sensasi gugup, bahagia, dan antusias ketika mulai menyukai seseorang kemudian diterjemahkan melalui konsep pemotretan. Karena itu, pemilihan warna tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika. Warna-warna cerah juga digunakan untuk memperkuat perubahan suasana emosional karakter dalam lagu.
Duo dbatlayar menambahkan bahwa konsep tersebut tidak hanya mengandalkan kesan colorful. Dave dan Joy juga ingin menghadirkan unsur kehangatan yang selaras dengan karakter musik Kupu-Kupu. Nuansa hangat dianggap penting karena lagu tersebut berbicara mengenai munculnya kembali perasaan setelah seseorang cukup lama menutup diri. Perpaduan antara keceriaan dan kehangatan kemudian menjadi arah utama visual yang disiapkan. Dengan pendekatan tersebut, pemotretan diharapkan mampu memberikan gambaran awal mengenai atmosfer lagu bahkan sebelum pendengar mendengarkan versi lengkapnya. Visual dan musik sengaja dibuat memiliki hubungan yang kuat agar identitas proyek terasa konsisten.
Kupu-Kupu sekaligus menjadi kolaborasi pertama Faith Christabelle bersama dbatlayar. Lagu tersebut ditulis dan diproduseri langsung oleh Dave dan Joy, sementara proses penulisan lirik juga melibatkan penyanyi sekaligus penulis lagu Agatha Chelsea. Kolaborasi terjadi setelah mereka menilai karakter lagu sesuai dengan warna vokal Faith. Pertemuan kreatif tersebut kemudian berkembang menjadi proyek bersama yang tidak hanya berfokus pada rekaman audio. Konsep visual turut dipersiapkan sebagai bagian dari keseluruhan identitas single. Faith pun mendapatkan kesempatan membawa interpretasi vokalnya ke dalam materi yang sejak awal dikembangkan oleh dbatlayar.
Dave dan Joy menjelaskan pemilihan Faith sebagai rekan kolaborasi terjadi karena lagu dan karakter penyanyi tersebut dinilai bertemu pada waktu yang tepat. Mereka melihat materi Kupu-Kupu memiliki ruang yang sesuai untuk dibawakan bersama Faith. Proses tersebut kemudian menghasilkan kolaborasi yang menjadi pengalaman pertama bagi ketiganya dalam satu proyek musik. Kehadiran karakter vokal Faith dipadukan dengan pendekatan produksi dbatlayar untuk membentuk suasana hangat yang ingin ditonjolkan. Kolaborasi tersebut juga memberi kesempatan kepada masing-masing pihak untuk membawa identitas musikal mereka tanpa menghilangkan karakter utama lagu. Keselarasan itulah yang kemudian ikut diterjemahkan dalam konsep pemotretan.
Cerita Kupu-Kupu berangkat dari pengalaman emosional yang cukup dekat dengan kehidupan banyak orang. Seseorang yang pernah mengalami kekecewaan dapat memilih menutup diri karena tidak ingin kembali menghadapi pengalaman serupa. Namun, kehadiran orang baru perlahan dapat mengubah cara pandang tersebut dan membuat keberanian untuk membuka hati muncul kembali. Perasaan inilah yang menjadi pusat cerita dalam lagu kolaborasi Faith dan dbatlayar. Judul Kupu-Kupu digunakan untuk menggambarkan sensasi yang muncul ketika seseorang kembali mengalami ketertarikan romantis. Cerita tersebut kemudian dibawakan melalui pendekatan musik yang hangat dan visual yang lebih ceria.
Bagi Faith, proyek tersebut menambah perjalanan musikalnya setelah sebelumnya dikenal melalui berbagai karya solo. Penyanyi kelahiran 2005 itu mulai mendapatkan perhatian luas setelah mengikuti The Voice Kids Indonesia pada 2021. Perjalanannya kemudian berkembang melalui perilisan sejumlah karya dan eksplorasi berbagai karakter musik. Faith juga memiliki latar belakang memainkan piano dan biola sebelum kemampuan vokalnya semakin mendapatkan perhatian ketika memasuki usia sekolah menengah. Pengalaman tersebut memberikan fondasi musikal yang kemudian terus dikembangkan melalui berbagai proyek. Kolaborasi bersama dbatlayar kini menjadi salah satu langkah berikutnya dalam perjalanan tersebut.
Pemotretan colorful juga menjadi bagian dari strategi memperkenalkan karakter Kupu-Kupu sebelum tanggal perilisan. Pendengar tidak langsung diperkenalkan hanya melalui materi audio, tetapi terlebih dahulu mendapatkan gambaran mengenai suasana yang akan dibawa lagu tersebut. Pendekatan visual semacam ini memberikan ruang bagi musisi untuk membangun identitas sebuah karya secara lebih lengkap. Busana, warna, ekspresi, dan gaya pemotretan dapat digunakan untuk menerjemahkan emosi yang mungkin tidak langsung terlihat dari judul lagu. Dalam proyek ini, Faith dan dbatlayar memilih keceriaan serta kehangatan sebagai dua elemen utama. Hasil pemotretan kemudian diharapkan menjadi representasi awal perjalanan emosional yang terdapat dalam lagunya.
Faith Christabelle dan dbatlayar kini memasuki tahap akhir menjelang peluncuran Kupu-Kupu pada 2 Oktober 2026. Kolaborasi tersebut mempertemukan karakter vokal Faith dengan karya yang ditulis sekaligus diproduseri Dave dan Joy serta lirik yang turut melibatkan Agatha Chelsea. Konsep colorful pada sesi pemotretan dipilih bukan sekadar untuk menghadirkan tampilan cerah, melainkan menjadi representasi perasaan seseorang yang kembali menemukan keberanian untuk jatuh cinta. Unsur kasual, menyenangkan, dan hangat dibuat sejalan dengan karakter musik yang akan diperkenalkan. Proyek tersebut menjadi kolaborasi perdana antara Faith dengan dbatlayar sekaligus membuka warna baru dalam karya masing-masing. Menjelang perilisan, konsep visual tersebut menjadi pengantar bagi pendengar untuk mengenal suasana yang akan hadir dalam Kupu-Kupu.