Jakarta, 3 Mei 2026 – Fenomena langit berupa awan dengan warna menyerupai pelangi melengkung terlihat di wilayah Jonggol dan menjadi perhatian warga. Kejadian ini sempat viral di media sosial karena bentuk dan warnanya yang tidak biasa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena tersebut merupakan awan iridesensi. Awan jenis ini terjadi akibat pembiasan dan difraksi cahaya matahari oleh butiran air atau kristal es di atmosfer.
Fenomena ini biasanya muncul saat kondisi langit cerah dengan awan tipis di ketinggian tertentu. Warna yang terlihat menyerupai pelangi muncul karena cahaya matahari terurai saat melewati partikel kecil di awan.
BMKG menegaskan bahwa kemunculan awan iridesensi merupakan fenomena alam yang normal dan tidak berbahaya. Masyarakat diimbau untuk tidak mengaitkannya dengan hal-hal yang tidak ilmiah.
Sejumlah warga mengaku takjub dengan pemandangan tersebut karena jarang terjadi. Banyak yang mengabadikan momen tersebut dan membagikannya melalui media sosial.
Pengamat cuaca menilai bahwa fenomena seperti ini menunjukkan keindahan proses alam yang terjadi di atmosfer. Meski jarang terlihat, kondisi tertentu dapat memunculkan efek visual yang menarik.
Dengan penjelasan dari BMKG, diharapkan masyarakat dapat memahami fenomena tersebut secara ilmiah dan tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan.