Jakarta, 4 Mei 2026 – Kondisi zebra cross yang memudar di Jakarta Timur menjadi sorotan setelah insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah kendaraan Pajero dan pedagang buah. Menanggapi hal tersebut, Pramono Anung meminta adanya perbaikan fasilitas penyeberangan demi meningkatkan keselamatan pejalan kaki.
Menurut Pramono, keberadaan zebra cross yang jelas dan terlihat sangat penting dalam mendukung keamanan pengguna jalan, terutama pejalan kaki. Ia menilai bahwa marka jalan yang memudar dapat mengurangi kewaspadaan pengendara.
Insiden yang terjadi sebelumnya memicu perhatian publik terhadap kondisi infrastruktur jalan, khususnya di kawasan padat aktivitas. Banyak pihak menilai bahwa perawatan marka jalan perlu dilakukan secara rutin.
Pemerintah daerah disebut akan melakukan evaluasi terhadap fasilitas penyeberangan di sejumlah titik. Perbaikan dan pengecatan ulang zebra cross menjadi salah satu langkah yang akan diprioritaskan.
Pengamat transportasi menilai bahwa keselamatan jalan tidak hanya bergantung pada perilaku pengguna, tetapi juga kualitas infrastruktur. Marka jalan yang jelas dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat menyeberang, terutama di area dengan kondisi marka yang kurang terlihat. Kesadaran bersama dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Pramono menegaskan bahwa peningkatan keselamatan jalan harus menjadi perhatian serius. Ia berharap kejadian serupa dapat menjadi pelajaran untuk memperbaiki fasilitas yang ada.
Dengan adanya perhatian terhadap kondisi zebra cross, diharapkan langkah perbaikan dapat segera dilakukan guna meningkatkan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.